Artikel

Hamparan Pesona Bukit Cinta

NUSA TENGGARA TIMUR – Bukit Cinta Kupang memberikan pesona keindahan tersendiri dengan hamparan padang rumputnya bak permadani yang berwarna hijau segar ketika musim penghujan tiba.

Watch the video
Artikel

Hamparan Pesona Bukit Cinta

NUSA TENGGARA TIMUR – Bukit Cinta Kupang memberikan pesona keindahan tersendiri dengan hamparan padang rumputnya bak permadani yang berwarna hijau segar ketika musim penghujan tiba.

Read More

Gundukan perbukitannya juga dapat dimanfaatkan sebagai trek jogging bagi yang ingin berolah raga santai di pagi/sore hari. Lanksap di sekitar Bukit Cinta juga sangat cantik apabila diabadikan oleh para pecinta fotografi.

Namun siapa yang mengira kalau ternyata di balik hamparan bukit yang dihiasi padang rerumputan hijau tersebut, terdapat gua-gua peninggalan Bangsa Belanda yang konon katanya digunakan sebagai tempat persembunyian penjajah Jepang pada saat Perang Dunia ke-2 berlangsung saat itu. Gua tersebut juga terhubung langsung dengan salah satu gua yang berada di dekat Pantai Lasiana.

Bukit tersebut berada di kawasan Lembata, Nusa Tenggara Timur. Sekilas jika dilihat melakui foto-foto traveller, bukit tersebut hampir mirip dengan bukit di Gili Lawa. Dimana padang rerumputan kering menjadi pemandangan indah di sana.

Padang rerumputan itu juga mirip dengan padang yang ada di Afrika, mungkin saja tektur tanah juga serupa. Hingga kini, Bukit Cinta masih digandrungi wisatawan yang sedang travelling ke Lembata.

Tidak terdapat fasilitas penunjang apapun, namun di sekitar lokasi banyak pepohonan besar yang dapat digunakan untuk berteduh dari terik matahari dan beristirahat sejenak sambil menikmati semilir angin. Bukit nan hijau ini terletak di perbatasan Kota Kupang dengan Kabupaten Kupang, yaitu tepatnya berada di wilayah Kel.Penfui Timur, Kec.Kupang Tengah, Kab.Kupang, Prov. Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keindahannya juga bukan main lagi, selain bisa menikmati pantai. Anda juga bisa menikmati pemandangan laut Bour, Gunung Bour, Gunung Koge, dan Gunung Ile Boleng. Sehingga jika melipir ke sana, Anda akan puas sekali menikmati sajian pesona alamnya.

Untuk mencapai lokasi ini tidaklah mudah, ada dua jalur yakni darat dan juga laut. Jika menggunakan pesawat Anda bisa mengambil arah Kupang ke Lambeta dengan waktu 40 menit. Sementara, jalur laut, Anda menyebrang dengan waktu 8 jam perjalanan. Semua itu bisa menjadi pilihan Anda.

 

 

Sumber: kabarwisata.com
Video source: https://www.youtube.com/watch?v=svjFK4d07pk

  • New Promo

  • Vlog

Loading
Loading
Right Banner 1