Artikel

Rileks Dulu di Pemandian Air Panas Mengeruda, NTT

Fenomena alam unik berupa sumber mata air panas ternyata bisa juga traveler nikmati di NTT. Datang saja ke Pemandian Air Panas Mengeruda di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, NTT untuk berendam rileks melepas penat.

Watch the video
Artikel

Rileks Dulu di Pemandian Air Panas Mengeruda, NTT

Fenomena alam unik berupa sumber mata air panas ternyata bisa juga traveler nikmati di NTT. Datang saja ke Pemandian Air Panas Mengeruda di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, NTT untuk berendam rileks melepas penat.

Read More

Soa merupakan salah satu kecamatan yang masuk ke dalam Kabupaten Ngada, NTT. Di sini terdapat objek wisata pemandian Air Panas Mengeruda. Kunjungan kami ke pemandian air panas ini adalah kelanjutan dari perjalanan kami mengelilingi Flores. Setelah puas menikmati keindahan Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung, kami hendak meneruskan perjalanan menuju Bajawa.

Namun atas saran dari teman–teman di Riung, sebelum sampai Bajawa baiknya kami singgah terlebih dahulu di Soa untuk mengunjungi Air Panas Mengeruda. Saran tersebut kami ikuti karena bagus juga sebagai tempat relaksasi.

Dari Riung kami naik mobil travel yang tersedia mulai dari jam 06.00 pagi WITA. Ongkos dari Riung hingga Soa adalah Rp 35 ribu, memakan waktu sekitar 2,5 jam. Perjalanan melewati jalan yang hingga saat ini kondisinya memprihatinkan, karena banyak yang berlubang. Terlebih lagi yang dilewati jalanan dengan kontur perbukitan yang menanjak dan berkelok–kelok sehingga harus sangat berhati–hati ketika melewatinya.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 50 Km, kami sampai juga di Soa. Kami turun di persimpangan dekat dengan Pasar Soa yang kala itu sedang ramai karena sedang hari pasar. Dari pertigaan tersebut masih sekitar 7 Km lagi menuju ke lokasi pemandian air panas Mengeruda. Untuk menuju kesana kami menggunakan jasa ojek yang tersedia disekitar pasar, ongkos untuk diantar hingga tepat di pintu masuk pemandian air panas tersebut hanya Rp 10 ribu.

Setelah sampai, kami membeli tiket masuk yang terbilang sangat murah yakni hanya Rp 4 ribu untuk wisatawan lokal, dan Rp 15 ribu untuk wisatawan asing. Kami pun segera masuk ke dalam pemandian, lalu segera menuju ke sebuah kolam berbentuk lingkaran, dimana dari kolam inilah sumber air panas di pemandian ini berasal.

Karena kunjungan kami saat itu hari kerja sehingga hanya kami saja yang berada di kolam, membuat kolam ini serasa milik pribadi. Kolam ini memiliki dasar batu dengan kedalaman sekitar sepinggang sehingga sangat nyaman sekali untuk dijadikan tempat berendam santai. Selain itu, di sekitar kolam ini ditumbuhi pohon beringin yang rindang sehingga tak perlu khawatir akan panas sinar matahari.

Di bagian hilir kolam ini terdapat lubang agar air panas mengalir menuju tempat menyerupai sungai yang lebih datar dan dangkal, dimana suhu air panas sudah mulai menurun. Sepertinya sungai ini sangat asik dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga. Setelah sungai, maka air mengalir melewati batu–batu besar sehingga membentuk semacam air terjun kecil, kemudian bergabung dengan aliran sungai lainnya.

Puas menikmati air panas alami ini kami pun segera beranjak dari kolam lalu membilas diri di kamar mandi yang tersedia. Untuk fasilitas yang satu ini kondisinya memprihatinkan, karena di dindingnya dipenuhi oleh vandalisme dari tangan–tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Selamat mencoba!

 

 

Sumber: travel.detik.com
Video source: https://www.youtube.com/watch?v=Lla0Fhy8YRs
Image source: http://martindcflorasta.blogspot.com/2015/06/air-panas-mengeruda.html

  • New Promo

  • Vlog

Loading
Loading
Right Banner 1